Aku yang berdiam bukan tidak ingin bicara Hanya sedang bermonolog, sebelum membuat dialog Karena justru banyak hal yang harus ditanyakan kepada diri sendiri Sebelum disampaikan ke orang lain Dunia tidak perlu tahu gemuruh hati Biarkan mereka menerka dengan logika sendiri Seringnya manusia hanya berbasa - basi Kenyatannya tidak ada yang peduli Jadi, nikmatilah setiap detak jantungmu bersama jiwa ragamu yang sunyi.
Postingan
Introvert
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Oleh
Alfiena Bella
Aku selalu merindukan waktu, saat senja bergulir menjadi malam. Artinya aku bisa berbicara berdua denganmu. Tanpa sekat. Tanpa batas. Tanpa perlu malu dan ragu. Kita berbicara apa saja tentang hidup. Hidup yang ada sekarang dan hidup yang nanti akan datang. Kau tahu, kenapa kita hanya berbicara menjelang tidur? Karena saat siang kita terlalu sibuk diam, untuk mendengarkan yang lain bicara. Mereka terlalu berisik. Sampai kita berdua tidak bisa lagi saling mendengar. Meskipun sekedar sayup bisikan. Hai kamu, yang ada di cermin! Terima kasih sudah menjadi teman bicara setiap malam. Entah mengapa aku percaya kamu bisa menjaga rahasiaku. Aku tidak tahu siapa lagi yang bisa ku percaya selain kamu. Dan Tuhan pastinya. Tolong jangan pergi. Aku khawatir dan takut dengan mereka, yang menamakan dirinya manusia.
Tidak Jujur
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Oleh
Alfiena Bella
Aku sedang berbohong Bohong kalau aku bilang aku baik – baik saja Bohong kalau aku bilang aku bahagia Bohong kalau aku bilang aku tidak berlebihan Bohong kalau aku bilang hidup ini wajar Bohong kalau aku tertawa terbahak – bahak Bohong kalau aku lupa caranya menangis Bohong kalau aku diam Nyatanya semua itu bohong Aku sedih membohongi diriku sendiri Aku tak peduli orang lain telah aku bohongi Aku jujur kalau aku berbohong Kali ini aku tidak bohong Kamu masih percaya kan? Tolong jangan berbohong padaku Aku lelah berbohong
.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Oleh
Alfiena Bella
Ada beberapa hal yang memang-sebaiknya-harus-ditahan, jangan diungkapkan sekarang dengan tergesa-gesa. Apalagi dengan situasi dan kondisi yang dirasa kurang mendukung. Tentang perasaan misalnya. Karena apapun yang sudah terlanjur di ungkapkan, akan mengubah kehidupan yang akan datang, pertemanan yang telah terjalin, dan perasaan itu sendiri. Semua berbeda. Aku tidak menyalahkan siapapun yang terlanjur mengungkapkan, itu hak mereka. Aku pun tidak menyalahkan mereka yang tidak kunjung mengungkapkan perasaan. Bahkan sampai mereka mati. Mereka pasti punya alasan tersendiri. Tidak ada yang salah dan benar. Manusia dewasa berhak untuk memilih. Dan aku lebih memilih untuk menahan. Karena aku takut. Takut memuja perasaanku sendiri, karena aku tidak bisa membedakan apakah aku tulus atau hanya kesenanganku sementara. Takut banyak berharap, karena sewajarnya manusia selalu mengharap diberi harapan. Takut gamang, karena terlalu memikirkan perasaan itu sendiri....
Nasi yang Menangis
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Oleh
Alfiena Bella
Jadi, begini teman. Dikisahkan saya dan seorang teman ingin makan siang di sebuah tempat yang cukup ramai dan katanya enak. Hari itu cuaca memang cukup panas dan mendukung untuk lapar. Sambil menunggu pesanan datang, saya dan teman ngobrol – ngobrol cantik. Kemudian, datanglah mas – mas yang membawa beberapa piring pesanan. Sayangnya itu bukan pesenan saya. Tapi pesanan meja di seberang saya. Emang sih rombongan yang terdiri dari laki – laki dan perempuan usia dewasa awal itu datang lebih dahulu. Ya sudah, saya ikhlas kalau itu makanan belum jadi rejeki saya. Sabar Bel, kamu lagi lapar. Salah satu wanita dari rombongan itu melakukan hal kekinian sebelum makan. Biasalah di foto dulu makanannya. Entah mau di posting di facebook, twitter, instagram, atau path . Sesukanya aja sih. Cuma kadang nggak habis pikir aja. Kalo dibilang saya nggak suka, emang kurang suka. Tapi yaudah, abaikan. Tapi yang bikin mengelus dada adalah makanan yang di foto tadi hanya dimakan sedikit. Ma...
Cantik Bukan Editan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Oleh
Alfiena Bella
Buat saya yang katrok dan kampungan, teknologi yang berkembang macam sekarang ini membuat saya berdecak kagum wow sekaligus fiuhh . Kadang nggak habis pikir aja dengan smarthpone yang berukuran layaknya tempe mendoan ibu kantin (kecilan dikit sih) kita bisa mengakses apa aja. Mulai dari email, internet, chatting dan hal hal yang mungkin tahun 1995 pas lagi jamannya uang saku 500 rupiah, nggak kepikiran buat begituan. Apapun merk smartphone nya mulai dari apple, anggur, samsung, samsul, samsudin, mitto, LG, asus dan bla bla bla sama canggihnya menurut saya. Semakin terbukanya informasi seperti sekarang ini uda oke banget. Gampangnya, tanpa perlu jauh jauh ke Amerika kita udah tau presiden Obama lagi sarapan apa, pake deodorant apa, uda sikat gigi atau belum, lewat path, instagram, portal berita dan lain – lain. Itu juga kalau dia posting. Asal full wifi atau kuota internet dan full batere dijamin kenyang mantengin smartphone 24 jam. Tapi yang bik...
Nyatanya
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Oleh
Alfiena Bella
Secangkir kopi sore tadi membuatku masih terjaga malam ini. Aku tidak tega mengistirahatkan otakku yang sebenarnya lelah. Mata ini sungguh terlalu, membiarkan pemiliknya betah menulis di layar komputer semalaman. Ah… benar sekali katamu. Bahwa kopi adalah minuman candu, layaknya canduku pada musim hujan dan wangi keduanya. Katamu kau ingin main hujan, nyatanya saat hujan turun kau sembunyi dibalik payung. Kataku kau harus berhenti minum kopi, nyatanya kau malah memberi segelas es kopi yang kita minum berdua. Hanya menyeruput, katamu. Ya, nyatanya kita memang terlalu banyak berencana atas hal, yang nyatanya belum bisa kita lakukan. Sama seperti sore tadi. Katanya kita akan berpisah dan saling mengucapkan selamat tinggal. Nyatanya dua cangkir kopi terlanjur dingin, obrolan kita menghangat, dan hujan masih turun di luar kedai. Masihkah bertahan dengan katanya? Sementara nyatanya berbeda?