Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2018
“Pada manusia itu ada kekuatan menimbang, wajiblah ikhtiarnya itu dibawanya kepada yang lebih dalam. Pengalamannya, penderitaannya, kejatuhannya yang telah lalu, kegagalan, kecewa dan seumpamanya itu laksana uang sekolah, uang bayaran bagi keinsafannya menimbang dan berusaha di zaman yang akan datang.  Keutamaan budi, itulah tujuan yang akhir. Dan menyingkirkan diri dari kebinatangan, itulah cita - cita yang mulia. Bukit itulah yang didaki orang budiman, sebagian jatuh dan sebagian bangun, ada yang tidak tahan, ada yang lemah kakinya, lalu terjatuh dan tidak bangun lagi. Ada pula yang tegak kembali, melangkah terus perlahan lahan dan tidak mengenal putus asa.”   (Buya Hamka)