Introvert

Aku selalu merindukan waktu, saat senja bergulir menjadi malam. Artinya aku bisa berbicara berdua denganmu. Tanpa sekat. Tanpa batas. Tanpa perlu malu dan ragu. Kita berbicara apa saja tentang hidup. Hidup yang ada sekarang dan hidup yang nanti akan datang.

Kau tahu, kenapa kita hanya berbicara menjelang tidur? Karena saat siang kita terlalu sibuk diam, untuk mendengarkan yang lain bicara. Mereka terlalu berisik. Sampai kita berdua tidak bisa lagi saling mendengar. Meskipun sekedar sayup bisikan.

Hai kamu, yang ada di cermin! Terima kasih sudah menjadi teman bicara setiap malam. Entah mengapa aku percaya kamu bisa menjaga rahasiaku. Aku tidak tahu siapa lagi yang bisa ku percaya selain kamu. Dan Tuhan pastinya. Tolong jangan pergi. Aku khawatir dan takut dengan mereka,  yang  menamakan dirinya manusia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Path