Boleh kusiram segelas kopi manis di wajah sendumu?
Aku ingin kau tahu perpaduan rasa manis getir
Saat kita berdampingan dan hatiku berdesir
Sempat otakku sejenak berhenti berpikir

Boleh kutiupkan debu - debu di kedua bola matamu?
Agar keluar buliran di sudut matamu
Pedihnya mataku dan mata mereka melihat tingkah lugumu
Sayangku, kamu harus tahu itu

Caci maki dan sumpah serapahku kurasa tak cukup
Mewakili puluhan wanita yang kau datangi
Untuk kau beri janji
Kau tawarkan mereka imajinasi

Boleh kuundang ayah ibumu ke rumah orang tuaku?
Merayakan pencapaianmu, sayang
Pencapaian suram dari seseorang
Yang akhirnya berkhianat
Dia kira dirinya hebat

Petualanganku yang mempertemukan kita
Aku, kamu, dan mereka
Membuatku bertanya
Masihkah bisa dipercaya
Makhluk yang bernama manusia?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Path