Opini Pribadi tentang Tumblr

Saya menulis ini dalam rangka merapikan kenangan aja. Barangkali suatu hari ingin mengingat masa - masa transisi dari tunas menjadi kelapa, tinggal baca aja tulisan ini.  Wkwkwk oposih, Bell 😆😆

Beberapa hari ini banyak berita tentang pemblokiran situs tumblr dari Kemkominfo (Kementrian Komunikasi dan Informasi). Alasannya karena berisi konten pornografi dan pemblokiran dianggap sebagai solusi. Sebenernya kalo ngomongin pornografi ngga ada habisnya. Dimanapun sosial media pasti ada, ngga cuma tumblr. Tapi yang saya perhatikan selama mengakses tumblr, mungkin konten pornografi yang ada hanya kurang dari 1/3. Itu juga saya tahu saat ada notifikasi follower baru. Saya lihat follower baru itu  dari luar negeri dan username plus fotonya pun uda ngga, beres berbau pornografi. Yah, kita ngga bisa mengontrol orang lain termasuk sama yang aneh aneh, tapi kita masih bisa mengontrol diri sendiri.

Saya sendiri menyayangkan sikap pemerintah yang memblokir situs ini. Karena sejauh ini yang saya lihat ya bagus-bagus aja. Mungkin karena yang saya follow memang yang bagus ya dong, harus. Banyak konten yang informatif, edukatif, dan inspiratif. Bahkan dari tumblr juga lahir penulis penulis muda indie, sebut saja Kurniawan Gunadi, Taufik Aulia, Prawita Mutia, dan lain - lain. Dari tumblr, saya jadi tau sudut pandang baru, mulai hal yang sederhana level lokal sampai level internasional. Ada sesuatu yang 'beda' di tumblr jika dibandingkan dengan sosial media lain. Tumblr adalah tempat content creator berkumpul mempersembahkan karya dan idenya. Tumblr adalah media yang menurut saya nyaman dan aman dari berita yang seringkali kontroversial dan provokatif, menurut saya juga minim hoax. Itu sejauh pengamatan saya. Tempat berbagi yang ngga sekedar berbagi. Kadang, orang - orang yang bahkan kita ngga kenal di tumblr rasanya bukan orang asing lagi setelah baca tulisan mereka. Dan alhamdulillah karena main tumblr juga saya jadi dapat beberapa teman baru. Yay !!!

Apapun alasan pemerintah memblokir tumblr, saya berharap ada win win solution antara pemerintah dengan pihak Tumblr. Jadi sama - sama enak lah. Saya termasuk pengguna tumblr yang cukup aktif soalnya. Meskipun hampir semua isi tumblr saya cuma reblog, (karena tulisan pribadi lebih banyak di blogspot) hehe, tapi berkat tumblr saya mulai berani mengekspresikan diri saya melalui tulisan. Karena di tumblr juga saya memberikan kode kode an kepada gebetan yang easy come easy go. HAHAHAHA. Nggaaaak, I'm kidding.

For me, Tumblr is such kind of sweet escape.


That's the funny thing about trying to escape. You never really can. Maybe temporarily, but not completely.― Jennifer L. Armentrout, Onyx

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Path