Balada
Dear,
Rasanya mau berdiam diri aja di dalam kerdus mie sedap.
Rasanya ingin berkata, "Karepe piye?"
Rasanya ingin main film aja, peran jadi batu juga ngga papa
Rasanya ingin jadi pengusaha kerupuk kulit rasa green tea
Rasanya ingin jadi vlogger aja bikin tutorial mencuci baju yang baik dan benar
Uda ngga ngerti
Tapi ini udah pilihan Bell,
Bertanggung jawablah pada pilihan
Ingat waktu yang sudah terlewati
Ingat pikiran dan tenagamu yang sudah terkuras beberapa semester
Ingat harapan orang tuamu
Ingat senyum orang tuamu
Hiks
sedih
Tapi gimana ya
Kalo mau muntah, muntah aja ngga papa
Kalo mau lari - lari sepuluh putaran di kompleks kampus ngga papa
Aku tahu kamu muak
Yakinlah setelah ini
Pasti kamu bisa menertawakan tumpukan kertas-kertas dan jilidan itu
Yakinlah setelah ini
Tidak ada lagi review jurnal yang tak seindah puisi roman
Thomas Alvamart Edison aja udah menghabiskan berapa butir bohlam demi penemuannya
Albert Einstein aja udah menghabiskan berapa botol shampo buat ngelurusin rambutnya yang kusut
Kamu yang cuma menghabiskan beberapa sachet kopi, masa mau menyerah begitu saja?
Gimana, kamu uda ngga sabar kan melenggang ke depan podium gedung Prof. Soedharto?
Ayo kamu bisa, kamu harus semangat!
Rasanya mau berdiam diri aja di dalam kerdus mie sedap.
Rasanya ingin berkata, "Karepe piye?"
Rasanya ingin main film aja, peran jadi batu juga ngga papa
Rasanya ingin jadi pengusaha kerupuk kulit rasa green tea
Rasanya ingin jadi vlogger aja bikin tutorial mencuci baju yang baik dan benar
Uda ngga ngerti
Tapi ini udah pilihan Bell,
Bertanggung jawablah pada pilihan
Ingat waktu yang sudah terlewati
Ingat pikiran dan tenagamu yang sudah terkuras beberapa semester
Ingat harapan orang tuamu
Ingat senyum orang tuamu
Hiks
sedih
Tapi gimana ya
Kalo mau muntah, muntah aja ngga papa
Kalo mau lari - lari sepuluh putaran di kompleks kampus ngga papa
Aku tahu kamu muak
Yakinlah setelah ini
Pasti kamu bisa menertawakan tumpukan kertas-kertas dan jilidan itu
Yakinlah setelah ini
Tidak ada lagi review jurnal yang tak seindah puisi roman
Thomas Alva
Albert Einstein aja udah menghabiskan berapa botol shampo buat ngelurusin rambutnya yang kusut
Kamu yang cuma menghabiskan beberapa sachet kopi, masa mau menyerah begitu saja?
Gimana, kamu uda ngga sabar kan melenggang ke depan podium gedung Prof. Soedharto?
Ayo kamu bisa, kamu harus semangat!
Komentar