Terjebak (Lagi)
Aku berhati - hati dalam perjalanan. Menikmati setapak demi setapak langkah. Berusaha untuk berpikir jernih. Menyeimbangkan logika dan perasaan. Agar tidak tersesat sampai tujuan.
Aku sudah berhati - hati. Sampai tiba saatnya aku terlena. Terpukau oleh sebuah tempat. Aku tidak tahu dimana keistimewaan tempat itu. Seperti sebuah oase di tengah gurun pasir. Aku tidak sedang kehausan. Aku juga tidak lelah. Tapi aku berhenti disini. Tempat itu memang harus dilewati.
Aku tidak lagi berhati - hati. Ya, karena aku sudah terjebak. Ingin rasanya menjauh dan berlari sekuat tenaga. Mencari pertolongan. Padahal banyak tempat lain yang harus aku singgahi. Yang mungkin lebih baik dari tempat ini. Tapi aku tidak tahu caranya beranjak pergi.
Kini, bagaimana lagi harus berhati - hati? Sedangkan hatiku di sini.
Komentar