Catatan Hati Seorang Blogger

Hai fans...
Lama juga ya nggak nulis di blog kawe ini. Iya nih, saya memang sengaja menyibukkan diri mengikuti dinamika politik di Indonesia (Songong mode on. Bedewe, dinamika siapanya dinamo?). Selain saya sibuk dengan beberapa urusan nggak penting, sebenarnya ada satu hal yang cukup menyita waktu, tenaga, dan pikiran sehingga lama tidak mengupdate tulisan di blog yang priceless ini. Yaitu masalah negara.

Sebagai pengamat politik amatiran dan karbitan, saya akui serunya perebutan kursi presiden dan wakil presiden periode 2014 – 2019. Seru, lucu, terharu, sedih, bahagia, dan eneg... itulah gambaran perasaan saya selama nonton perebutan kursi orang nomer satu dan dua di Indonesia. Tapi sebenarnya diantara Pak Prabowo dan Pak Jokowi  tidak ada yang klik di hati saya. Seperti yang dikatakan oleh seorang teman sesama mahasiswa (dulu pas saya masih kuliah, sekarang alhamdulillah masih kuliah kehidupan) sebut saja Mawar, yang memberikan kata mutiara, “Memilih presiden tidak hanya mengandalkan perasaan nyaman. Aku nyaman sama dia, bukan seperti itu.”  Gilaaakkk... itu quote ajib banget kan?? Ngena banget.

Kalau boleh jujur saya nyamannya kalau yang jadi presiden itu Bapak Haji Rhoma Irama. Ini terlepas dari Bang Haji menjadi salah satu tim sukses capres tertentu.  Salah satu faktor yang membuat saya lebih memilih Bapak Haji Rhoma Irama adalah ikatan batin. Saya memang bukan anak, saudara, tetangga, supir, apalagi satpam beliau. Karena kebiasaan bapak saya yang sering menyetel  lagu Bang Rhoma, mengakibatkan lagu – lagu tersebut terdengar tak lagi asing di telinga dan membuat saya merasa “Yeahh... you’ve got that!!! Bravo!!” . 

Serasa minum es teh di siang bolong. 

Oke, saya menyadari ini penilaian subjektif saja. FYI, saya dari kecil sering di dengerin lagu nya Bang Rhoma sama bapak saya. Mulai dari jamannya kaset pita, kaset CD, MP3, MP4, sampe MPV. Mulai dari yang asli banget sampe yang bajakan asli aja. Bisa dibilang bapak saya itu membernya FBO59 (Fans Berat Oma kelahiran 59). 

Saya memang nggak ikut jadi member FBO, enak aja ikut – ikutan  bapak saya. Saya nggak mau mainstream. Saya punya idola sendiri. Dan itu rahasia. Cukup saya dan Tuhan yang tau. Suatu saat saya akan memberitahukan siapa idola saya kepada orang yang berhak mengetahui. Kembali ke topik Bang Oma, beberapa lagu beliau mengandung pesan moral yang baik, seperti lagu begadang, judi, stres, mirasantika, Mira Lesmana ,pembaruan, Indonesia, dan masih banyak lagu yang menggambarkan sisi religius, pluralis, dan nasionalis seorang Bang Oma. Tapi yang jelas ikatan batin yang terjalin antara saya dan lagu Bang Oma membuat saya merasa nyaman dengan  beliau untuk menjadi presiden. Okesip. Abaikan. 

Toh masa pilpres telah berlalu. Seperti halnya abang bakso yang baru saja berlalu dari rumah saya. Setidaknya jika Bang Oma tidak menjadi Presiden Indonesia periode 2014 – 2019, beliau menjadi presiden di hati bapak saya sejak 1969. Syemungut eaahhh Bang Oma !!!!

Demikianlah alasan saya selama sekian bulan vakum cleaner tidak menulis di blogspot pribadi saya. Saya tahu alasan tersebut sangat tidak penting. Bahkan tidak bermanfaat. Semoga kalian para pembaca  memaklumi kesibukan saya yang sebenarnya tidak sibuk. Yang jelas siapapun Presidennya minumnya teh botol cap kaki gajah.

Tulisan ini sengaja saya tulis menjelang pengumuman Presiden yang baru versi real count Komisi Pemilihan Umum (KPU). Semoga presiden yang baru benar – benar memegang amanah rakyat. Bukan sebagai petugas partai, tapi  memang mengabdi pada negara. Tidak mengecewakan rakyat yang rela menyumbang uang sekian milyar hanya untuk kampanye. Padahal jika uang tersebut dialokasikan untuk membangun sarana pelayanan kesehatan, sekolah yang hampir ambruk, dan kegiatan bermanfaat lainnya tentu akan lebih menyenangkan dan membanggakan. 

Semoga Presiden kali ini tidak mementingkan kepentingan koalisi dan tim sukses. Semoga presiden kali ini tidak mudah diintervensi oleh pihak asing. Semoga presiden kali ini tidak hanya memberikan angin surgawi dan janji semanis sirup ABC yang mereka ucapkan sewaktu kampanye. Semoga Indonesia jadi lebih makmur dan sejahtera. MERDEKA!!! Peace, Love, and Gaul.

Komentar

Unknown mengatakan…
Kak Bellaaa, aku nge-fans sama Kak Bel, kalo ketemu minta ttd ya kak yaaa :*

Postingan populer dari blog ini

Path